Monday, June 11, 2012

Do What You Want.

Gemetar.
nafas yang memburu..
detak yang semakin cepat.
kepala yang semakin panas..



Aku masih coba untuk tetap tenang. sendiri di ruang ini cukup membantuku mengendalikan diri.
Perlahan jari jari ini merasakan dingin yang menusuk. ku rasa harus mengecilkan suhu ruang ini.. :')


Sayang. kamu tidak paham maksudku.
tidak selamanya seseorang itu memilih menanti kendaraan untuk menjemput membawanya ke lokasi tujuan, tapi belilah kendaraan itu untuk kita kendarai dan mengarahkannya ke lokasi yang kita inginkan.
please dengarkanlah perkataan ku kemarin.
ini tidak untuk menjadikannya beban.

maaf, mungkin salahku terlalu menekan segala sesuatunya.
mungkin memang lebih baik kamu dibiarkan mengikuti jalur perjalananmu sendiri.
jika itu maumu.

Aku tetap disini, berada di sisimu. ingat kan mimpi kita nanti,
aku akan menunggu itu.

menanti saat kita saling mendorong mewujudkan impian kita.

walau..
jujur, aku ingin semua dimulai dari sekarang, mumpung kamu banyak waktu.
tapi pikiranmu masih tentang menanti kendaraan itu menjemputmu.
atau tentang mencari kendaraan itu untuk mengantarkanmu.

Oke..
aku berusaha bertahan dan bersabar tidak kasar disini.
aku percaya ..
aku pun belajar dan berusaha tidak seperti dulu.

masih mengatur dera nafas yang terus melawan diri.
shill.. please don't cry.. control ur self..
masih banyak yang harus kamu kerjakan saat ini. kalau sampai kamu tidak mengerjakan karena hal ini. bisa buruk nanti..

Maaf. aku hanya sedih.. melihat tanggapannya.. mungkin memang caraku salah..
maaf..

No comments:

Post a Comment