Tuesday, October 30, 2012

Ini merupakan Kisah... Bukan Cerita.. #3

Errr, entah kenapa, semenjak kata alay bermunculan, segala sesuatu dikatakan alay..
Apa jadinya nanti sang Pujangga puitis pun dikatakan alay? mungkin karena topiknya berhubungan dengan cinta melulu.. *kayak nama lagu* hehe...

So...
Mengenai type orang yang merasa benar..
Terkadang saya bingung ketika berhadapan dengan orang seperti itu.. memang.. dia benar..
Tapi apa jadinya ketika kebenaran itu dijadikan tameng untuk mengolok-olok orang lain? bahkan mungkin buat mereka yang diluar dari kebenaran

1 hal yang saya ketahui.. saya lah di pihak orang yang terjerumus dalam ketidakbenaran.. Mungkin pantas merasa sebagai orang yang terolok-olok.. Padahal kesadaran diri lah yang harusnya membungkus pikiran untuk menanggapi pernyataan orang2 tersebut.

Hhh.. *sigh*

Tidak ada seorang pun yang bisa di percaya di dunia ini, Kecuali diri sendiri dan Allah SWT. Bahkan mungkin menulis disini pun tidak bisa dipercaya.. haha..
kenapa tidak? iyalah.. tempat umum kok.. *back topic*

Ini Merupakan Kisah.. Bukan Cerita #3



"This is real, this is me
I'm exactly where I'm supposed to be, now
Gonna let the light, shine on me
Now I've found, who I am
There's no way to hold it in
No more hiding who I want to be

This is me

Do you know what it's like
To feel so in the dark
To dream about a life
Where you're the shining star
Even though it seems
Like it's too far away
I have to believe in myself
It's the only way"


Pagi ini dimulai dengan lagu lama yang sejak dulu saya suka.. Pertama kali kenal Demi Lovato melalui film anak remaja yang mengikuti camp. disebut Camp Rock.

Kata-kata ini sangat mencerminkan kondisi sekarang.. Ketika kita dituntut suatu perubahan yang kita sendiri belum nyaman akan hal itu.. dikarenakan apa yang sudah dilewati dan dijalankan sejak dulu.. sehingga terbentuk pribadi saat ini.
Kepercayaan diri pasti muncul ketika diri ini terasa nyaman atas apa yang dirasakan sekarang.

Who's care?

Terkadang orang terlalu menuntut banyak hal tanpa perduli apa yang dirasakan saat ini. tanpa perduli apa yang dibutuhkan saat ini.. yang mereka tau hanyalah bentuk perubahan yang sesuai dengan kemauan ia..
Tanpa perduli kebutuhan org tersebut.. Bahkan ketika membutuhkan dirinya.. Ia malah menyalahkan hal lain..

Sekali lagi... banyak yang bilang.. Tidak ada seorang pun yang bisa dipercaya.. jika curhat, mengeluh.. Pergilah kepada Allah.. hanya ia yang pasti mendengarkan apa yang di inginkan..

Berbicara itu mudah, melakukan itu sulit.. balik lagi hanya ada 1 langkah.. tekan kan.. penekanan ke diri sendiri yang berusaha untuk berubah.. Entah ketika hal saat ini sudah cukup nyaman untuk diri sendiri.. apa iya harus diubah hanya untuk kenyamanan orang lain?

Orang terlalu muluk dengan apa yang di inginkan.. begitulah saya yang terlalu minder menjadi apa yang saya inginkan.. hanya karna bentuk keinginan orang lain seperti apa saya ini.
Kalian.. tidak terlalu peduli.. :)
Who's care?


Ini merupakan Kisah.. Bukan Cerita #3

No comments:

Post a Comment